Tvkn1.com || Jakarta
Jakarta – Koordinator Aliansi Suara Rakyat (ASR) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Hidayat, menyebut ada di duga keras keterlibatan Wakil Ketua DPR-RI, Sufmi Dasco Ahmad, dalam pusaran tambang nikel di PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS).
Hal itu diungkapkan La Ode Hidayat saat audiensi dengan DPRD Sultra, Wakil Gubernur Sultra, Kapolda Sultra, dan Danrem 143 HO usai melakukan aksi di Gedung DPRD Sultra beberapa waktu lalu.
“Disini ada anggota DPRD Gerindra, lima orang. Cobalah bersihkan dulu tambang ilegal di Kabaena, harapan kami teman-teman Gerindra itu, bersikaplah, karena ujung-ujungnya nanti yang kenapa Presiden Prabowo. Kita ini sama-sama cinta dengan Prabowo,” katanya kepada Jurnalis Kabarbaru di Jakarta, Rabu (10/09/2025).
Ironisnya, lanjut dia, di tengah situasi bangsa yang sedang bergejolak saat ini, justru pihaknya menerima informasi adanya aktivitas tambang nikel di PT TMS.
“Inikan gila, beberapa hari ini ada aksi demonstrasi. Tiba-tiba ada kabar ada pengapalan soal TMS, penongkangan info yang kami dapat tanggal 2 hari ini. Saya bukan menuduh tapi saya mau ucapkan ini,” ungkapnya.
Bahkan, yang lebih menghebohkan kata dia, ada dugaan nama Wakil Ketua DPR-RI Sufmi Dasco Ahmad dibalik aktivitas tambang PT TMS.
“Dan ternyata ada dugaan nama Wakil Ketua DPR-RI, Sufmi Dasco Ahmad dan informasi ini hampir sama dengan informasi intelejen. Ada pengapalan, karena kuotanya PT TMS itu 2.150.000 metrik ton tahun 2025,” bebernya.
Untuk itu, pihaknya bersama Aliansi Suara Rakyat (ASR) Sultra, akan mengawal persoalan ini termasuk menyurat langsung ke DPP Partai Gerindra.
“Kami dari forum ASR akan menyurat ke DPP Gerindra. Sampaikan sama Sufmi Dasco jangan main-main soal tambang ilegal di Sultra. Sultra ini, sudah mau mati orang-orangnya, kita sudah senang kemarin ada informasi ditutup tambang di Kabaena, tiba-tiba ada dugaan muncul nama Dasco. Ini menyangkut hajat hidup orang banyak khususnya masyarakat Kabaena,” tegasnya.
Red

