Tvkn1.com || JONGGOL BOGOR TIMUR SPPG Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, sebuah unit operasional penting dalam program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menyiapkan, mengelola, dan mendistribusikan makanan bergizi bagi anak sekolah , ibu hamil , dan ibu menyusui, denga n tujuan meningkatkan gizi dan mendukung program generasi emas I ndonesia.
SPPG berperan seperti dapur komersial berskala besar yang dikelola oleh mitra (pengusaha katering/ UMKM) sesuai standar Badan Gizi Nasional untuk memastikan makanan higienis dan bernutrisi.
Sppg di kelolah oleh yayasan KASIH ENEAS , yang berlokasi di dalam perumahan citra indahm cluster Edulewes Rt10/09 , hampir sekitar 15 sampai 17 mengirim ke sekolah seperti SD dan SMP (12/12/2025)
HENDRY IRAWAN menegaskan kepada sppg 01 Singajaya , sudah seharusnya ikuti aturan SOP yang sudah dibuat .
Pada saat datang kelokasi bersama awak media tvkn1 untuk melihat ompreng yang tidak sesuai memakai tutup plastik yang cukup banyak .
Hendry I rawan, menegaskan bahwa penggunaan tutup plastik tersebut bukan sekadar kelalaian operasional, melainkan hal mendasar. yang melanggar standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasiona l (BGN) . Menurut Hendry, spesifikasi _stainless. steel 304_ ditetapkan sebagai upaya mitigasi risiko perpindahan zat kimia seperti BPA atau ftalat ke makanan, sejalan dengan amanat “Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan ” ucapnya.
Alasan Kenapa Sebaiknya Tidak Pakai Tutup Plastik:
• Standar Program MBG: Badan Gizi Nasional mensyaratkan ompreng MBG berbahan stainless steel, bukan plastik, untuk memastikan keamanan pangan.
• Risiko Kesehatan: Pemanasan makanan dalam wadah atau tutup plastik bisa menyebabkan migrasi zat kimia berbahaya (seperti BPA atau ftalat) ke makanan , yang berpotensi memicu masalah hormonal , bahkan kanker.
• Kualitas Makanan: Plastik bisa menyerap bau dan rasa, serta sulit dibersihkan sempurna, berbeda dengan stainless steel yang higienis.
Bagi pihak penyedia ( Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi /SPPG atau mitra pelaksana) yang melanggar aturan. ini, sanks i yang dapat diberikan meliputi:
• Teguran: Peringatan awal untuk segera mematuhi standar yang berlaku.
• Penutupan Dapur: Jika pelanggaran terulang atau dianggap fatal, BGN mengancam akan menutup permanen dapur penyedia MBG yang masih “nakal” atau tidak sesua i SOP.
Sampai berita ini ditayangakan belum ada respon dari pihak sppg sampai saat ini ” tutup.
Red


