Search
Close this search box.
Saturday, 18 April 2026

Amran Tegas Tindak Mafia Pupuk: 2.300 Izin Dicabut, 76 Jadi Tersangka

Amran Tegas Tindak Mafia Pupuk: 2.300 Izin Dicabut, 76 Jadi Tersangka

Tvkn1.com ll KARAWANG—Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmennya memberantas pelanggaran distribusi pupuk demi menjaga swasembada pangan nasional. Hal itu disampaikan Amran saat memberikan pidato pembukaan dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Kecamatan Cilebar Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026), yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

Amran mengungkapkan, Kementerian Pertanian telah mencabut sekitar 2.300 izin distributor pupuk di seluruh Indonesia karena terbukti melanggar ketentuan, terutama menaikkan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Izin Bapak Presiden, pupuk ini kami sering dibilang kejam. Karena izin yang kami cabut sudah 2.300-an se-Indonesia. Begitu harga naik dari HET, main-main, langsung kami cabut izinnya. Tinggal tekan tombol,” ujar Amran.

Ia menegaskan, pencabutan izin dilakukan tanpa kompromi sebagai bentuk ketegasan pemerintah dalam melindungi petani.

Selain itu, Amran juga mengungkapkan hasil kerja sama lintas aparat penegak hukum dalam pemberantasan mafia pangan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Kapolri, Wakil Panglima TNI, dan Jaksa Agung atas dukungan penindakan hukum.

“Sekarang tersangka sudah 76 orang,” kata Amran.

Menurut Amran, total 192 orang, baik pejabat maupun oknum pegawai internal dan eksternal Kementerian Pertanian, telah dicopot, dipecat, hingga diproses hukum dan dipenjara karena pelanggaran.

Amran menegaskan, langkah tegas tersebut merupakan bentuk pelaksanaan langsung atas arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Kami hanya menjalankan perintah Bapak Presiden. Kinerja tidak baik, tidak patuh, harus dicopot,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Amran juga menyampaikan apresiasi kepada para menteri Kabinet Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dinilainya bekerja keras mendukung percepatan target swasembada pangan nasional.

Ia menekankan bahwa keberhasilan swasembada pangan yang dicapai lebih cepat dari target merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintahan, sesuai dengan arahan langsung Presiden Prabowo.(d*96)

Berita Terbaru

Ratusan  Butir  Obat  Keras  Diamankan  Polsek  Serang  Baru,  Satu  Pelaku  Berhasil   Di  Tangkap
16 Apr

Ratusan Butir Obat Keras Diamankan Polsek Serang Baru, Satu Pelaku Berhasil Di Tangkap

Tvkn1.com || SERANG BARU Bekasi – Aparat Kepolisian dari Polsek Serang Baru, Polres Metro Bekasi berhasil mengungkap kasus dugaan peredaran

Peresmian  SMAN  3  Jonggol  Resmi  Di Tandatangani   Oleh  Gubenur  Jawa  Barat  Dedi  Mulyadi
16 Apr

Peresmian SMAN 3 Jonggol Resmi Di Tandatangani Oleh Gubenur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Tvkn1.com || JONGGOL  BOGOR Jonggol -Baru baru ini perumahan citra indah jonggol meresmikan SMAN 3 jonggol   rt 032 rw 009 

Pemilik  Dapur  SPPG   05  Jonggol  Enggan  Bertemu,   Saat   Ada   Dugaan  Pencemaran  Limbah.
15 Apr

Pemilik  Dapur  SPPG   05  Jonggol  Enggan  Bertemu,   Saat   Ada   Dugaan  Pencemaran  Limbah.

Tvkn1.com || BOGOR  JAWA  BARAT Bogor — Kondisi dapur Makanan Bergizi gratis  (MBG) yang berlokasi  di Kampung Pojok Salak, Desa

Warga Bekasi Keluhkan Sikap Ketua RT, Usulan Kerja di Dapur MBG Ditolak Tanpa Penjelasan
10 Apr

Warga Bekasi Keluhkan Sikap Ketua RT, Usulan Kerja di Dapur MBG Ditolak Tanpa Penjelasan

Warga Bekasi Keluhkan Sikap Ketua RT, Usulan Kerja di Dapur MBG Ditolak Tanpa Penjelasan Tvkn1.com ll Kab.Bekasi - Dugaan sikap

Saksi Kasus Suap Proyek Bekasi Diduga Diintimidasi, Rumahnya Disebut Dibakar
09 Apr

Saksi Kasus Suap Proyek Bekasi Diduga Diintimidasi, Rumahnya Disebut Dibakar

"Tidak Ingin Terbongkar Semuanya, Rumah Saksi Kasus Korupsi Bupati  Bekasi Diduga Dibakar" Tvkn1.com ll JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Diduga Marak, Penjual Miras di Sukaragam Bekasi Klaim Sudah Koordinasi
09 Apr

Diduga Marak, Penjual Miras di Sukaragam Bekasi Klaim Sudah Koordinasi

 Diduga Marak, Penjual Miras di Sukaragam Bekasi Klaim Sudah Koordinasi "Peredaran minuman keras (miras) diduga marak di wilayah Sukaragam, Kecamatan

Menu

berita

Lainnya

© 2026 TVKN1.COM. All rights reserved. Design by sukaweb.site