Tambang Emas Ilegal di Gunung Subang Terus Berjalan, Oknum Penambang Tidak Takut di Hukum
Tanjungsari Bogor timur | Oknum para penambang di Gunung Subang seakan tidak kenal hukum dan tidak takut hukum dengan alasan demi isi perut keluarga dan tidak punya mata pencaharian.
Ironi tambang emas ilegal dan dilakukan secara terang terangan ini berlangsung sejak lama dan turun temurun, para penambang bukan hanya dari warga lokal sekitaran warga masyarakat Ci kabuyutan Desa Sukarasa, Desa Selawangi Kecamatan Tanjungsari, Desa Sukaharja Kecamatan Sukamakmur bahkan oknum penambang datang dari jauh seperti Nanggung Bogor barat.
Pihak perhutani dibuat tak berdaya menghadapi para penambang yang nekat, bahkan Aparat Penegak Hukum (APH) pun seolah dibuat bingung oleh sikap nekat para penambang. Padahal aturan harus ditegakkan dan dijalankan kepada siapapun yang melanggar.
Menurut salah seorang aktivis lingkungan maraknya penambangan ilegal tidak lepas dari lemahnya penegakan hukum disini yang memiliki kewenangan penuh itu ya perhutani dan kementrian terkait. Karena, ini jelas para penambangnya ada dan beroperasi sejak lama.”Ujarnya.
Dan menurut saya ini kan melibatkan oknum Boss Emas (Bogor) yang membeli dan menyediakan bahan kimia untuk pengolahan emas, seperti Carbon, Hostic, dan lain lainnya itu semua mengandung zat kimia Mercuri yang berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan.
Aparat perhutani harus tegas jangan takut jika aturan mau di jalankan, Kalau oknum penambang pasti nekat bahasanya Klasik demi isi perut keluarga padahal, lahan usaha itu banyak yang legal yang penting ada kemauan dan tidak gengsi tinggi. Pertanyaannya Perhutani dan APH berani tidak, kalau bicara resiko pasti ada masa negara kalah sama pencuri kan begitu bahasanya.(red – tim)
