SPPG   Pasirtanjung   Abaikan  Kesehatan  Dan  Lali   Dalam  Menaruh Ompreng  Disembarang  Tempat ,  Dan  Tidak   Bernomer  Regristrasi  

 

Tvkn1.com ||  BOGOR  JAWA. BARAT
MBG  pasirtanjung  desa  pasirtanjung Kecamatan  tanjungsari ,  memberikan  contoh  yang  tidak seharusnya  di perhatikan  dan  keluhan  siswa  dan  para  orng  tua.

Saat  di  konfirmasi  oleh  awak  media tvkn1  infestigasi  ke  lapangan,  dan  bertemu  ( Mm ) sebagai  Relawan  dan  di fungsikan  sebagai  penerima  tamu , akan  tepai  tidak  bertemu  pengelolah  sppg  ibu ( A ).
Saat  di  duduk manis  dan  santai  A  memberikan  informasi  bahwa  pengelolah  sppg  tidak  ada  di l okasi  dan sedang  pergi  keluar  kota  Bandung , saat  jam  kerja  ?
Sedangkan  ahli  gizi  juga  sedang   keluar?  ,  nanti  akan  saya  sampaikan  .ke ibu   A  “ucapnya.
( 19/1/2026 )

Ahli  gizi  tidak  ada  di  lokasi  pada  saat jam  kerja  , di  saat  ompreng   yang  di  taru  di  luar halaman tidak  jauh  dari  parkir  kendaraan bermotor  atau  mobil.
Sudah  pasti  banyak  mengundang  bakteri  ,  dan  tidak  steril  menimbulkan banyak pertanyaan.

Berdasarkan  UU  No 1 Tahun  2023  tentang  menaru  atau  membuang  sembarangan.
• Sanksi  Tindak  Pidana  Ringan (Tipiring):  Menaruh  atau  membuang barang  sembarangan  (termasuk ompreng)  yang  mengotori  fasilitas umum  atau  tempat  umum  dapat dikenakan  sanksi  tindak  pidana ringan.
tentang  Kitab  Undang-Undang  Hukum Pidana  (KUHP baru ).

• Sanksi Administratif:  Pelaku  bisa dikenakan  sanksi  administratif  berupa  teguran,  denda,  hingga penyitaan  barang.

Sudah  jelas-jelas  ini  menyalahi  aturutan  padahal  , seharusnya  MBG  atau  SPPG  pasirtanjung  sudah  sesuai  dengan  SOP  yang  telah  di  buat , ini  memang  ada  unsur  kesengaja’an  terhadap  sppg  pasirtanjung , yang  melalaikan  kesehatan.
sampai  berita  ini  tayang  tidak  ada  respont  dari  pihak  sppg “tutup.

Red tvkn1.com