Search
Close this search box.
Saturday, 18 April 2026

Inilah Kampung Sukaharja di Bogor hingga Terseret BLBI

Tvkn1.com || Bogor Jawa Barat
Sukamakmur  adalah  salah  satu  kecamatan  yang  terdiri  dari  10  desa .
Permasalahan ratusan hektare tanah di dua desa di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang kini terancam dilelang, ternyata berakar sejak  tahun 1983.
Saat itu,  Lee Chin Kiat alias Lee Darmawan Kertarahardja Haryanto, Direktur Bank Perkembangan Asia, memberikan pinjaman kepada Haji Madrawi.

Haji Madrawi kala itu menjabat sebagai Direktur PT Perkebunan dan Peternakan Nasional Gunung Batu. Tanah di Desa Sukaharja dan Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur, kemudian dijadikan jaminan utang.

Belakangan aset ini terseret dalam kasus Bantuan likuiditas Bank Indonesia (BLBI) hingga akhirnya masuk ke dalam proses lelang.

Dalam putusan banding perkara perdata Nomor 805/PDT/2022/PT DKI, terungkap perusahaan yang memegang kendali atas lahan tersebut adalah PT Peternakan dan Perkebunan Gunung Batu Makmur dengan kepengurusan Sutikno Wijoyo (komisaris utama), Djaenal Abidin (komisaris), dan H Madrawi (direktur utama). H Madrawi belakangan diketahui anak buah sekaligus orang dekat Lee Chin Kiat.
(24/9/2025)

Namun, akta pendirian PT itu yang dibuat di hadapan notaris H Saedrus tidak pernah didaftarkan ke Departemen Kehakiman, sehingga tidak sah sebagai badan hukum. Kemudian, pada 29 Januari 2020, penggugat mendirikan PT baru dengan nama sama PT Perkebunan dan Peternakan Nasional Gunung Batu Makmur yang sudah memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM.
Dalam petitum gugatannya, penggugat meminta pengadilan menyatakan PT lama tidak sah secara hukum dan membatalkan lelang tanah desa yang dijadikan jaminan utang. Majelis hakim dalam putusannya menegaskan bahwa perusahaan lama berbeda dengan PT baru, baik dari sisi manajemen maupun keuangan.

Kasus ini membuat ratusan hingga  ribuan warga di Desa Sukaharja dan Desa Sukamulya resah.

Mereka khawatir kehilangan hak atas tanah yang sudah mereka tempati turun-temurun akibat peralihan aset bermasalah yang berawal dari transaksi utang piutang sejak empat dekade silam , hingga berita ini di tayangkan masih belum ada solusinya”turup

Red.

Berita Terbaru

Ratusan  Butir  Obat  Keras  Diamankan  Polsek  Serang  Baru,  Satu  Pelaku  Berhasil   Di  Tangkap
16 Apr

Ratusan Butir Obat Keras Diamankan Polsek Serang Baru, Satu Pelaku Berhasil Di Tangkap

Tvkn1.com || SERANG BARU Bekasi – Aparat Kepolisian dari Polsek Serang Baru, Polres Metro Bekasi berhasil mengungkap kasus dugaan peredaran

Peresmian  SMAN  3  Jonggol  Resmi  Di Tandatangani   Oleh  Gubenur  Jawa  Barat  Dedi  Mulyadi
16 Apr

Peresmian SMAN 3 Jonggol Resmi Di Tandatangani Oleh Gubenur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Tvkn1.com || JONGGOL  BOGOR Jonggol -Baru baru ini perumahan citra indah jonggol meresmikan SMAN 3 jonggol   rt 032 rw 009 

Pemilik  Dapur  SPPG   05  Jonggol  Enggan  Bertemu,   Saat   Ada   Dugaan  Pencemaran  Limbah.
15 Apr

Pemilik  Dapur  SPPG   05  Jonggol  Enggan  Bertemu,   Saat   Ada   Dugaan  Pencemaran  Limbah.

Tvkn1.com || BOGOR  JAWA  BARAT Bogor — Kondisi dapur Makanan Bergizi gratis  (MBG) yang berlokasi  di Kampung Pojok Salak, Desa

Warga Bekasi Keluhkan Sikap Ketua RT, Usulan Kerja di Dapur MBG Ditolak Tanpa Penjelasan
10 Apr

Warga Bekasi Keluhkan Sikap Ketua RT, Usulan Kerja di Dapur MBG Ditolak Tanpa Penjelasan

Warga Bekasi Keluhkan Sikap Ketua RT, Usulan Kerja di Dapur MBG Ditolak Tanpa Penjelasan Tvkn1.com ll Kab.Bekasi - Dugaan sikap

Saksi Kasus Suap Proyek Bekasi Diduga Diintimidasi, Rumahnya Disebut Dibakar
09 Apr

Saksi Kasus Suap Proyek Bekasi Diduga Diintimidasi, Rumahnya Disebut Dibakar

"Tidak Ingin Terbongkar Semuanya, Rumah Saksi Kasus Korupsi Bupati  Bekasi Diduga Dibakar" Tvkn1.com ll JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Diduga Marak, Penjual Miras di Sukaragam Bekasi Klaim Sudah Koordinasi
09 Apr

Diduga Marak, Penjual Miras di Sukaragam Bekasi Klaim Sudah Koordinasi

 Diduga Marak, Penjual Miras di Sukaragam Bekasi Klaim Sudah Koordinasi "Peredaran minuman keras (miras) diduga marak di wilayah Sukaragam, Kecamatan

Menu

berita

Lainnya

© 2026 TVKN1.COM. All rights reserved. Design by sukaweb.site