Pemilik  Dapur  SPPG   05  Jonggol  Enggan  Bertemu,   Saat   Ada   Dugaan  Pencemaran  Limbah.

Tvkn1.com || BOGOR  JAWA  BARAT
Bogor — Kondisi dapur Makanan Bergizi gratis  (MBG) yang berlokasi  di Kampung Pojok Salak, Desa Jonggol Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor Jawa Barat,

Karna  menjadi sorotan warga sekitar, pasalnya  fasilitas dapur yang di gadang-gadang  milik  seorang kepala desa  jonggol, diduga belum memenuhi  IPAL ( instalansi pengelolagan air lumbah ) terutama dalam pengelolahan limbah.
(15/4/2026)

Manfaat Utama IPAL:
• Melindungi Lingkungan: Menjaga ekosistem perairan dari pencemaran air limbah.
• Kesehatan Masyarakat: Mencegah penyebaran penyakit dari limbah cair rumah tangga maupun medis.
Berdasarkan keterangan warga dan pantauan di lokasi, limbah dapur diduga dibuang langsung ke aliran sungai di sekitar area. Kondisi ini menyebabkan munculnya bau tidak sedap yang dikeluhkan masyarakat sekitar.

Salahsatu warga yang enggan
disebutkan namanya mengungkapkan bahwa bau menyengat mulai terasa sejak  ada aktivitas dapur berjalan.

“Limbah dapur diduga dibuang sembarangan, sehingga menimbulkan bau tidak sedap bagi warga yang melintas maupun tinggal di sekitar lokasi,” ujarnya,

Selain persoalan bau, warga juga mengkhawatirkan dampak jangka panjang terhadap lingkungan, termasuk potensi pencemaran air dan gangguan kesehatan.
Masyarakat meminta pemilik dapur serta pemerintah setempat untuk segera mengambil langkah penanganan.

“Diharapkan ada tindakan cepat agar kondisi ini tidak berlarut-larut dan tidak merugikan warga,” lanjutnya.

Hingga berita ini di tayangkan, dari pihak pengelola dapur  sppg yang disebut-sebut milik kepala desa belum memberikan keterangan resmi.

Saat ingin konfirmasi langsung ke desa jonggol , pada pukul 15: 55  wib , sampai menjelang malam  hingga hujan redah kades selalu menghindar dan susah untuk bertemu dengan alasan rapat dan selalu ada tamu usaat ingin di konfirmasi.

Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna memperoleh informasi yang berimbang.

Peristiwa ini menjadi perhatian publik terkait pentingnya pengelolaan limbah yang sesuai standar, terutama pada fasilitas penyedia makanan, guna menjaga kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan ” tutup

Redtvkn1