Search
Close this search box.
Friday, 17 April 2026

Megawati Siap Hadapi KPK Jika Hasto Ditangkap dalam Kasus Korupsi

” Megawati Soekarnoputri menegaskan komitmennya untuk mendukung Hasto Kristiyanto di tengah penyidikan kasus Harun Masiku.”

Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), menyatakan keprihatinannya terhadap penyidikan KPK yang melibatkan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto. Dalam acara peluncuran buku pada, Kamis (12/12/2024), Megawati menegaskan bahwa ia akan datang ke KPK jika Hasto ditangkap, menegaskan tanggung jawabnya sebagai pemimpin partai.

Hasto Kristiyanto telah dipanggil beberapa kali oleh KPK dalam kasus suap pergantian antarwaktu anggota DPR yang melibatkan mantan kader PDIP, Harun Masiku. Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, menjelaskan bahwa pemanggilan saksi dilakukan berdasarkan kebutuhan penyidik dan bukti yang ada. Tessa menekankan bahwa semua tindakan KPK dilakukan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Dalam pernyataannya, Megawati mengungkapkan dukungannya kepada Hasto dan mengkritisi cara penyidikan yang dianggapnya tidak sesuai prosedur. Ia mempertanyakan sikap penyidik KPK, khususnya AKBP Rossa Purbo Bekti, saat memeriksa Hasto dan stafnya. Megawati merasa bahwa tindakan tersebut mencoreng nama baik partainya.

Tessa menjelaskan bahwa KPK berkomitmen untuk menjalankan tugasnya dengan transparansi dan akuntabilitas. Semua tindakan penyidik diawasi oleh Dewan Pengawas KPK untuk memastikan bahwa proses hukum berjalan sesuai dengan ketentuan yang ada. Ini menunjukkan bahwa KPK berusaha menjaga integritas dalam penegakan hukum.

Megawati juga mendorong para praktisi hukum untuk mengkritisi penanganan kasus Harun Masiku. Ia ingin agar semua pihak memperhatikan keadilan dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Dalam pandangannya, penegakan hukum harus dilakukan tanpa diskriminasi terhadap kader partai politik.

Kasus Harun Masiku telah menjadi sorotan publik dan menimbulkan pertanyaan mengenai integritas partai politik di Indonesia. Megawati berusaha menunjukkan dukungan kepada Hasto sebagai bentuk tanggung jawab moral dan politiknya sebagai pemimpin PDIP di tengah badai isu korupsi ini. Ia berharap agar seluruh kader PDIP tetap solid dan tidak terpengaruh oleh isu negatif.

Sementara itu, Tessa menegaskan bahwa setiap langkah penyidikan dilakukan berdasarkan bukti yang cukup. Ia menyatakan bahwa KPK tidak akan memanggil saksi sembarangan dan akan selalu berpegang pada prinsip-prinsip hukum yang berlaku. Penjelasan ini diharapkan dapat meredakan ketegangan antara PDIP dan KPK.

Megawati juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap cara penanganan kasus ini oleh KPK, yang dinilai tidak hanya merugikan individu tetapi juga mencoreng nama baik PDIP. Dengan situasi ini, ketegangan antara PDIP dan KPK semakin meningkat, dan publik menunggu langkah selanjutnya dari kedua belah pihak dalam menyelesaikan kasus ini.

Ket: Hasto bersama Megawati

Dukungan Megawati kepada Hasto mencerminkan komitmennya untuk melindungi kader-kader partainya di tengah situasi sulit. Ia ingin agar semua pihak memahami bahwa penegakan hukum harus dilakukan dengan adil dan tidak terpengaruh oleh tekanan politik. Dalam pandangannya, setiap kader berhak mendapatkan perlakuan yang sama di hadapan hukum.

Dengan demikian, Megawati bertekad untuk tetap bersuara demi kepentingan partainya dan berharap agar seluruh kader PDIP tetap bersatu menghadapi tantangan ini. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga integritas partai di tengah isu-isu yang mengemuka. Penekanan pada keadilan menjadi hal yang sangat penting bagi Megawati dalam konteks ini.

Situasi ini menciptakan dinamika politik yang kompleks di Indonesia, di mana hubungan antara partai politik dan lembaga antikorupsi menjadi sorotan utama. Publik semakin penasaran dengan perkembangan kasus ini dan bagaimana dampaknya terhadap PDIP sebagai partai besar di Indonesia. Kasus Harun Masiku telah menjadi simbol pertempuran antara politik dan hukum yang menarik perhatian masyarakat luas.

Dengan semua pernyataan ini, Megawati menunjukkan bahwa ia akan terus memperjuangkan kepentingan partainya sambil mendorong transparansi dalam penegakan hukum. Hal ini menjadi sinyal kuat bagi para kader PDIP untuk tetap solid dalam menghadapi situasi sulit yang sedang berlangsung.

Penulis : Redaksi

Berita Terbaru

Ratusan  Butir  Obat  Keras  Diamankan  Polsek  Serang  Baru,  Satu  Pelaku  Berhasil   Di  Tangkap
16 Apr

Ratusan Butir Obat Keras Diamankan Polsek Serang Baru, Satu Pelaku Berhasil Di Tangkap

Tvkn1.com || SERANG BARU Bekasi – Aparat Kepolisian dari Polsek Serang Baru, Polres Metro Bekasi berhasil mengungkap kasus dugaan peredaran

Peresmian  SMAN  3  Jonggol  Resmi  Di Tandatangani   Oleh  Gubenur  Jawa  Barat  Dedi  Mulyadi
16 Apr

Peresmian SMAN 3 Jonggol Resmi Di Tandatangani Oleh Gubenur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Tvkn1.com || JONGGOL  BOGOR Jonggol -Baru baru ini perumahan citra indah jonggol meresmikan SMAN 3 jonggol   rt 032 rw 009 

Pemilik  Dapur  SPPG   05  Jonggol  Enggan  Bertemu,   Saat   Ada   Dugaan  Pencemaran  Limbah.
15 Apr

Pemilik  Dapur  SPPG   05  Jonggol  Enggan  Bertemu,   Saat   Ada   Dugaan  Pencemaran  Limbah.

Tvkn1.com || BOGOR  JAWA  BARAT Bogor — Kondisi dapur Makanan Bergizi gratis  (MBG) yang berlokasi  di Kampung Pojok Salak, Desa

Warga Bekasi Keluhkan Sikap Ketua RT, Usulan Kerja di Dapur MBG Ditolak Tanpa Penjelasan
10 Apr

Warga Bekasi Keluhkan Sikap Ketua RT, Usulan Kerja di Dapur MBG Ditolak Tanpa Penjelasan

Warga Bekasi Keluhkan Sikap Ketua RT, Usulan Kerja di Dapur MBG Ditolak Tanpa Penjelasan Tvkn1.com ll Kab.Bekasi - Dugaan sikap

Saksi Kasus Suap Proyek Bekasi Diduga Diintimidasi, Rumahnya Disebut Dibakar
09 Apr

Saksi Kasus Suap Proyek Bekasi Diduga Diintimidasi, Rumahnya Disebut Dibakar

"Tidak Ingin Terbongkar Semuanya, Rumah Saksi Kasus Korupsi Bupati  Bekasi Diduga Dibakar" Tvkn1.com ll JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Diduga Marak, Penjual Miras di Sukaragam Bekasi Klaim Sudah Koordinasi
09 Apr

Diduga Marak, Penjual Miras di Sukaragam Bekasi Klaim Sudah Koordinasi

 Diduga Marak, Penjual Miras di Sukaragam Bekasi Klaim Sudah Koordinasi "Peredaran minuman keras (miras) diduga marak di wilayah Sukaragam, Kecamatan

Menu

berita

Lainnya

© 2026 TVKN1.COM. All rights reserved. Design by sukaweb.site